Sunday, September 22, 2013

Buah zaitun yang kaya antioksidan


Sejatinya terdapat 2 elemen dalam minyak zaitun. Bagian pertama disebut saponifable fraction yang merupakan bagian terbesar pertama dari minyak zaitun. Bagian lainnya atau non saponifable fraction yang terdiri dari betakaroten dan polifenol yang disebut terakhir merupakan antioksidan.
Salah satu polifenol yang penting adalah hydroxytyrosol yang hanya ditemukan di virgin oil. Selain memberi efek antioksidan juga memperlambat penuaan kulit. Selain itu minyak zaitun baik untuk kesehatan kulit karena mengandung unsur pelembap. Inilah yang memebuat kulit tidak menjadi kering. Dalam 100 gram minyak zaitun terdapat 14 mg vitamin E
hydroxytyrosol dengan konsentrasi tinggi hanya diperoleh di dalam minyak zaitun yang buahnnya berasal dari wilayah mediteran seperti spanyol. Hingga saat ini belum diketahui penyebab kadar hydroxytyrosol yang tinggi itu. Manfaat lain dari hydroxytyrosol adalah mencegah oksidasi keratin sehingga membuat rambut berkilau dan mencegah kuku patah.
            Minyak zaitun terbaik dicirikan akan menjadi dingin saat diperas dengan mesin penggiling. Ini yang telah berjalan ribuan tahun di mediteranian. Para produsen minyak zaitun umumnya akan terus – menerus memeras buah zaitun saat panen lantaran menghindari oksidasi dari buah bila terlalu lama disimpan, Oksidasi akan memepengaruhi rasa.

Minyak zaitun yang dihasilkan akan disebut vigin apabila diperoleh dari buah tanpa lewat proses pemerasan. Buah zaitun sebelumnya dapat diperas berkali – kali untuk diperoleh rasa minyaknya. Namun itu akan memepengaruhi kualitas. Minyak zaitun yang diperas sekali, memiliki cita rasa yang paling lezat lantaran kadar keasamannya paling rendah. Minyak seperti inilah yang disukai para ahli kuliner dunia.


Sumber : Buku My Healthy Life

0 comments: