Sejatinya
terdapat 2 elemen dalam minyak zaitun. Bagian pertama disebut saponifable
fraction yang merupakan bagian terbesar pertama dari minyak zaitun. Bagian
lainnya atau non saponifable fraction yang terdiri dari betakaroten dan
polifenol yang disebut terakhir merupakan antioksidan.
Salah
satu polifenol yang penting adalah hydroxytyrosol yang hanya ditemukan di
virgin oil. Selain memberi efek antioksidan juga memperlambat penuaan kulit. Selain
itu minyak zaitun baik untuk kesehatan kulit karena mengandung unsur pelembap.
Inilah yang memebuat kulit tidak menjadi kering. Dalam 100 gram minyak zaitun
terdapat 14 mg vitamin E
hydroxytyrosol
dengan konsentrasi tinggi hanya diperoleh di dalam minyak zaitun yang buahnnya
berasal dari wilayah mediteran seperti spanyol. Hingga saat ini belum diketahui
penyebab kadar hydroxytyrosol yang tinggi itu. Manfaat lain dari hydroxytyrosol
adalah mencegah oksidasi keratin sehingga membuat rambut berkilau dan mencegah
kuku patah.
Minyak
zaitun terbaik dicirikan akan menjadi dingin saat diperas dengan mesin
penggiling. Ini yang telah berjalan ribuan tahun di mediteranian. Para produsen
minyak zaitun umumnya akan terus – menerus memeras buah zaitun saat panen
lantaran menghindari oksidasi dari buah bila terlalu lama disimpan, Oksidasi
akan memepengaruhi rasa.
Minyak
zaitun yang dihasilkan akan disebut vigin apabila diperoleh dari buah tanpa
lewat proses pemerasan. Buah zaitun sebelumnya dapat diperas berkali – kali
untuk diperoleh rasa minyaknya. Namun itu akan memepengaruhi kualitas. Minyak
zaitun yang diperas sekali, memiliki cita rasa yang paling lezat lantaran kadar
keasamannya paling rendah. Minyak seperti inilah yang disukai para ahli kuliner
dunia.
Sumber : Buku My Healthy Life

0 comments: